Manajemen Bisnis dan Organisasi - Pertemuan 2

Pengertian organisasi adalah sebuah sistem kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang ataupun lebih untuk melaksanakan suatu aktivitas yang didalamnya memerlukan komunikasi dengan pencapaian tujuan bersama.

Pasar sebagai tempat sekumpulan orang melakukan transaksi jual-beli. Sekaligus tempat untuk jual beli yang diadakan oleh sebuah organisasi atau perkumpulan dan sebagainya dengan maksud mencari keuntungan.

Perusahaan adalah sebuah organisasi yang memproses perubahan keahlian dan sumber daya ekonomi menjadi barang atau jasa untuk kepuasan pelanggan dan memberikan keuntungan bagi pemiliknya.

Komponen Organisasi Bisnis

Pasar: Terdapat penjual dan pembeli. Contoh pasar: 

  • Monopoli: Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.

  • Oligopoli: Pasar Oligopoli adalah pasar persaingan tidak sempurna. Disebut demikian karena di dalam pasar tersebut jumlah produsen dan pedagang tidak sebanding dengan jumlah pembeli atau konsumen.

Perusahaan

  • Memiliki fungsi SDM, Pemasaran, Keuangan, Produksi, dan Operasi. 
  • Terdiri dari: Top Management, Middle Management, First Line Management.

Pihak Eksternal: Kondisi yang berada diluar organisasi dan bersifat tidak dapat dikendalikan. Contoh: Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Ekologi (Bisnis "Hijau").

Konsep Perubahan

Keliatan ga? Sama, gw juga ga keliatan.

Kategori Bisnis

Manufaktur: Manufaktur adalah sebuah badan usaha atau perusahaan yang memproduksi barang jadi dari bahan baku mentah dengan menggunakan alat, peralatan, mesin produksi, dan sebagainya dalam skala produksi yang besar. 

Jasa: adalah suatu bidang bisnis yang menjual dan menawarkan produk dalam bentuk pelayanan jasa. Dibagi menjadi 4 kategori:
  1. Tidak terlihat/tangible: Hasil produksi tidak bisa dilihat dan disentuh. Contoh: Konsultan.

  2. Keberagaman: Output berbeda-beda tergantung pemakainya. Contoh: Designer dan Ilustrator.

  3. Simultanitas produksi dan konsumsi: Jasa dijual terlebih dahulu lalu diproduksi dan dikonsumsi secara simultan. Contoh: Layanan Cleaning Service dan Layanan Penjahit.

  4. Perishability: Jasa tidak dapat disimpan, dijual, atau dikembalikan. Contoh: Tukang pijat dan Layanan Tiket.

Pelaksana Organisasi Bisnis

1. Perusahaan Perseorangan
Jenis perusahaan ini merupakan perusahaan yang diawasi dan dikelola oleh seseorang. Di satu pihak pengelola memperoleh semua keuntungan perusahaan, di lain pihak juga bertanggung jawab atas semua resiko yang timbul dalam kegiatan perusahaan.

2. Firma
Merupakan suatu bentuk perkumpulan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama. Di dalam firma, semua anggota mempunyai tanggung jawab sepenuhnya baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama terhadap perusahaan ke pihak lain. Bila terjadi kerugian, maka kerugian ditanggung bersama, bila perlu dengan seluruh kekayaan pribadi. Jika salah satu anggota keluar dari firma, maka secara otomatis firma tersebut bubar.

3. Perseroan Komanditer (CV)
Perusahaan ini merupakan suatu persekutuan atau organisasi yang didirikan oleh beberapa orang yang masing-masing menyerahkan sejumlah uang dengan jumlah yang tidak perlu sama. Sekutu dalam CV ini ada dua macam, yaitu sekutu Komplementer dimana orang-orang yang bersedia untuk mengatur perusahaan sekutu Komanditer merupakan ornag-orang yang mempercayakan uangnya dan bertanggung jawab secara terbatas kepada kekayaan yang diikutsertakan dalam perusahaan.

4. Perseroan Terbatas (PT)
Badan jenis adalah suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, dan kewajiban yang teroisah dari yang mendirikan dan memiliki. Tanda keikutsertaan seseorang yang memiliki perusahaan adalah denngan memiliki saham perusahaan, makin banyak saham yang dimiliki maka makin besar pula andil dalam kedudukannya di perusahaan. Jika terjadi utang, maka harta milik pribadi tidak dapat dipertanggungjawabkan atas utang perusahaan tersebut, tetapi terbatas pada sahamnya saja.

5.  Perusahaan Negara (PN)
Perusahaan Negara adalah jenis organisasi yang bergerak dalam bidang usaha yang modalnya secara keseluruhan dimiliki oleh negara, kecuali jika ada hal-hal khusus berdasarkan undang-undang. Tujuan dari pendirian perusahaan negara adalah untuk membangun ekonomi nasional menuju masyarakat yang adil dan makmur.

6. Perusahaan Pemerintah yang lain
Bentuk perusahaan pemerintah yang lain di Indonesia diantaranya adalah Persero, Perusahaan Umum (Perum), Perusahaan Jawatan (Perjan), dan Perusahaan Daerah (PD) dimana jenis perusahaan Perseo dan PD adalah untuk mencari keuntungan bagi negara, namum Perum dan Perjan tidak semata-mata mencari keuntungan finansial.

7. Koperasi
Koperasi merupakan bentuk badan usaha yang bergerak di bidang ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang bersifat murni, pribadi, dan tidak dapat dialihkan. Jenis organisasi ini bertujuan mensejahterakan anggota berdasarkan persamaan.

Lingkungan Organisasi

Terdiri dari: Pemasok, Pelanggan, Serikat Pekerja, Masyarakat Keuangan, Pemegang Saham, Pesaing, Pemerintah, dan Masyarakat Global.

Dibagi atas: 
  • Input: SDM, Modal, Teknologi, Informasi.
  • Transformasi: Kegiatan karyawan dan kegiatan manajemen.
  • Output: Produk dan jasa, Hasil keuangan, Informasi, dan lainnya.

Sumber Daya Organisasi

  1. Manusia
  2. Material
  3. Mesin
  4. Uang
  5. Informasi
Yang bersama-sama akan menghasilkan tujuan secara efektif dan efisien.

Keunggulan Kompetitif

Keunggulan kompetitif merupakan kumpulan strategi untuk menentukan keunggulan suatu perusahaan dari persaingan di antara perusahaan lain (David 1996).

Keunggulan kompetitif pada dasarnya berkembang dari nilai yang mampu diciptakan oleh sebuah perusahaan untuk pembelinya yang melebihi biaya perusahaan dalam. menciptakannya (Porter, 1994).

Fungsi Keunggulan Kompetitif

Perusahaan: Kecepatan pesaing melampaui.
Konsumen: Produk memuaskan mereka.
Investor: Pengembalian lebih baik.

Yang bersama-sama akan menciptakan keunggulan kompetitif.