Agama - Pertemuan 7

Al-Qur’an sebagai Sumber Hukum Islam

Turun ketika Nabi Muhammad saw. sedang Uzlah di Gua Hira.

Ayat pertama turun: Al-’Alaq 1-5.

Turun secara berangsur-angsur selamat 22 tahun 2 bulan 22 hari/ 23 tahun.

Kodifikasi Al-Quran

  • Masa Rasulullah
  • Masa Khalifah Abu Bakar
  • Masa Khalifah Utsman

Penyusunan Ayat Al-Quran

Tawqifi berarti berdasarkan tuntunan dari Nabi langsung, adapun ijtihadi berarti berdasarkan ijtihad dan usaha para sahabat Nabi dalam menentukan urutan-urutan ini.

Ada tiga pendapat mengenai penertiban surat-surat dalam Al-Qur’an:

  1. Pertama, berpendapat bahwa urutan surat-surat dalam Al-Qur’an semuanya bersifat ijtihadi. (perbedaan mushaf sebelum usman bin affan). 
  2. Kedua, semuanya bersifat tawqifi. 
  3. Ketiga, sebagian tawqifi, sebagian ijtihadi.

Pembagian Ayat Al-Qur’an

Ayat-ayat Makkiyah dengan ciri-ciri:

  • Umumnya pendek-pendek dan didahului kata ياَاَيُّهَاالنَّاسُ
  • Berisi keimanan, pahala dan ancaman, kisah-kisah umat terdahulu dan akhlak.

Ayat-ayat Madaniyah:

  • Umumnya Panjang dan didahului kata ياَاَيُّهَاالَّذِيْنَ أَمَنُوْا
  • Berisi syariah, baik yang terkait dengan ibadah atau muamalah.

Pengelompokkan ayat-ayat Al-Qur’an

  • Al-Sab’u al-thiwal: tujuh surah yang Panjang.
  • Al-Miuun: surah-surah yang berisi kisi-kisi 100 ayat lebih.
  • Al-Matsaani: surah-surah yang berisi kurang dari 100 ayat.
  • Al-Mufashshal: surah-surah pendek.

Beberapa kelebihan Al-Quran dibanding kitab suci lain:

  • Isi Kandungannya lengkap karena mencakup segala aspek kehidupan
  • Isinya sesuai dengan perkembangan zaman (salih likulli zaman wa makan)
  • Membaca dan mendengarkannya merupakan ibadah

Beberapa implementasi Al-Qur’an dalam kehidupan diantaranya: Untuk membersihkan akal dan menyucikan jiwa, untuk mengajarkan kemanusiaan yang adil dan beradab, dan untuk menciptakan persatuan dan kesatuan,