Pengantar Sistem Informasi - Pertemuan 6

Abad 21, terjadi perubahan besar dimana Manajer menggunakan dukungan komputerisasi untuk pengambilan keputusan
  • DSS/BI tidak sekedar pendukung personal tetapi sudah menjadi komoditas yang dipakai bersama.
  • Intranet, extranet, internet digunakan untuk menyediakan aplikasi analisis performa bernilai tinggi bagi para pengambil keputusan.
BI menggunakan sebuah data warehouse, sedangkan DSS dapat menggunakan sumber data apapun (termasuk data warehouse).
  • Sebagian besar DSS dibangun untuk membantu pembuatan/pengambilan keputusan secara langsung, sementara sistem BI biasanya dibangun untuk menyediakan informasi yang dipercaya akan mengarahkan pada pengambilan keputusan yang lebih baik.
  • BI memiliki sebuah orientasi strategi/executive sedangkan DSS biasanya diarahkan pada analist.
  • Sistem BI cenderung dikembangkan dengan perangkat yang tersedia secara komersial, sedangkan DSS menggunakan pemrograman sesuai pesanan (custom programming) untuk menangani masalah-masalah yang tidak terstruktur.
Studi klasik dari Mintzberg (1980), bahwa para manajer melakukan 10 peran utama yang dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori utama:
  • Interpersonal
  • Informasi
  • Keputusan

Pengambilan Keputusan Manajerial dan Sistem Informasi

  • Manajemen adalah sebuah proses untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan menggunakan berbagai sumber daya.
  • Sumber Daya tersebut meliputi berbagai input, dan pencapaian tujuan dipandang sebagai output dari proses.
  • Tingkat kesuksesan organisasi dan kerja manajer sering diukur dengan rasio antara output dengan input. Rasio adalah indikasi produktivitas perusahaan.
  • Manager harus Shopisticated (pintar/mutahir /jetset): Menggunakan alat-alat serta teknik-teknik baru dibidang mereka.

Faktor Penentu Pengambilan Keputusan

  • Teknologi baru dan distribusi informasi yang kian membaik memberikan banyak alternatif bagi pihak manajemen.
  • Banyak aktifitas yang kompleks menyebabkan terjadinya kesalahan sehingga berdampak pada peningkatan biaya.
  • Ekonomi global yang sering berubah, menghasilkan ketidak pastian dan membutuhkan respon yang lebih cepat untuk mempertahankan keunggulan kompetitif.
  • Regulasi pemerintah dan stabilitas politik yang penuh dengan ketidakpastian perlu keputusan cepat.

Manajer dan Dukungan Komputer

  • Pengaruh teknologi komputer terhadap organisasi dan masyarakat terus meningkat saat teknologi baru berkembang, dan teknologi saat ini makin luas (interaksi orang-mesin).
  • Aplikasi komputer telah beralih dari aktivitas pemrosesan dan monitoring transaksi ke analisis masalah dan aplikasi solusi
  • Manajemen modern meliputi topik-topik Datawarehouse, data mining, OLAP,Web (via intra, ekstra, dan internet) untuk dukungan keputusan.
  • Manajer harus memiliki sistem informasi (networked) untuk membantu tugas penting: Pengambilan Keputusan.

Teknologi Sistem Pendukung Keputusan (Tools)

• Decision Support System
• Management Science
• Business Analytics
• Data Mining
• Data Warehouse
• Business Intelligence
• OLAP
• CASE tools
• Group Support System
• Executive Information System
• Enterprise Information Portal
• Environmental Resources Management (ERM)
• Enterprise Resource Planning
• Customer Relationship Management (CRM)
• Supply Chain Management
• Knowledge Management System
• Knowledge Management Portal
• Expert System
• Artificial Neural Network
• Intelligent Agents
• E-commerce DSS

Tipe-Tipe Keputusan

Keputusan terstruktur

Dibuat menurut kebiasaan, aturan, prosedur; tertulis maupun tidak. Bersifat rutin, berulang-ulang

Teknik Keputusan Terstruktur

Tradisional
  • Kebiasaan
  • Mengikuti prosedur baku
  • Saluran informasi disusun dengan baik
Modern
  • Menggunakan teknik “operation research”:
  • Formula matematika
  • Simulasi komputer
  • Berdasarkan pengolahan data berbantu komputer

Keputusan tidak terstruktur

Mengenai masalah khusus, khas, tidak biasa. Kebijakan yang ada belum menjawab. Mis. Pengalokasian sumber daya.

Teknik Keputusan tidak terstruktur

Tradisional
  • Kebijakan intuisi berdasarkan kreativitas
  • Coba-coba
  • Seleksi dan latihan para pelaksana
Modern
Teknik pemecahan masalah yang diterapkan pada :
  • Latihan pembuatan keputusan
  • Penyusunan program komputer empiris

Konsep Sistem Pendukung Keputusan

  • DSS sebagai “Sistem berbasis komputer interaktif, yang membantu para pengambil keputusan untuk menggunakan data dan berbagai model untuk memecahkan masalah-masalah tidak terstruktur” (Gorry dan Scott Morton, 1971).
  • DSS memadukan sumber daya intelektual dari individu dengan kapabilitas komputer untuk meningkatkan kualitas keputusan. DSS adalah sistem berbasis komputer bagi para pengambil keputusan manajemen yang menangani masalah-masalah tidak terstruktur. (Keen dan Scott Morton, 1978).
  • DSS menggunakan data, model dan pengetahuan yang memungkinkan untuk solusi masalah semi terstruktur dan tidak terstruktur

Mengapa Menggunakan DSS?

  • Perusahaan bekerja dalam ekonomi yang tidak stabil dan berubah dengan cepat.
  • Adanya kesulitan untuk melacak berbagai operasi bisnis.
  • Meningkatnya persaingan.
  • E-Commerce
  • Sistem yang sudah ada tidak mendukung pengambilan keputusan.
  • Diperlukan informasi baru.
  • Manajemen mengharuskan suatu DSS.
  • Kualitas Keputusan yang lebih tinggi.
  • Adanya informasi yang umumnya dibatasi oleh waktu

Sistem Pendukung Kelompok (GSS)

  • Kelompok membuat banyak keputusan di organisasi.
  • Berbagai usaha untuk meningkatkan kerja kelompok dengan bantuan teknologi informasi
  • Contoh Implementasinya adalah Total Quality Management (TQM)

Kelebihan GSS

  • Adanya pengetahuan yang lebih luas
  • Pencarian alternatif keputusan lebih luas
  • Adanya kerangka pandangan yang lebar
  • Resiko keputusan ditanggung kelompok
  • Karena keputusan kelompok, setiap individu termotivasi untuk melaksanakan
  • Dapat terwujudnya kreativitas yang lebih luas, karena adanya berbagai pandangan
Contoh GSS: PowerNoodle, MeetingSphere, Thinktank.

Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS)

  • Memiliki potensi untuk secara dramatis mendongkrak penggunaan pengetahuan di suatu organisasi.
  • KMS menangkap, menyimpan, dan menyebarkan keahlian penting di organisasi secara keseluruhan melalui repository pengetahuan (pengetahuan yang dapat digali kembali untuk mendukung keputusan yang cukup rumit)
  • Knowledge yang terorganisasi dan tersimpan dalam sebuah repository untuk dipergunakan dalam organisasi
  • Dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang sama atau serupa dimasa yang akan datang

Sistem Pakar

Adalah paket perangkat lunak pengambilan keputusan atau pemecah masalah yang dapat mencapai tingkat performa yang setara – atau bahkan lebih – dengan pakar manusia di beberapa bidang khusus dan biasanya mempersempit area masalah.

Topik-topik peminatan SPK (Implementasi)

  • Proposal SPK pemilihan karyawan teladan
  • Sistem pendukung keputusan penentuan penerima bantuan siswa miskin 
  • Proposal skripsi sistem pendukung keputusan pemilihan jenis ikan untuk budidaya keramba
  • Proposal skripsi sistem pendukung keputusan pemilihan jenis ikan untuk budidaya keramba
  • Sistem pendukung keputusan untuk penentuan lokasi tempatpembuangan akhir (tpa) sampah di kota Denpasar
  • Sistem pendukung keputusan untuk pembelian mobil bekas dengan metode analytic hierarchy process
  • Sistem pendukung keputusan pemberian kredit pada koperasi artha buana kencana canggu menggunakan logika fuzzy
  • Sistem pendukung keputusan penempatan pegawai pada dinas pemadam kebakaran kabupaten badung
  • Sistem pendukung keputusan pemberian bonus karyawan pada pt. Circle K indonesia menggunakan metode logika fuzzy

Kesimpulan

  1. Untuk menjalankan bisnis yang efektif dalam lingkungan kompetitif
  2. diperlukan Pendukung Keputusan terkomputerisasi, real time dan target
  3. peran utama seorang manajer dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori utama menurut mintzberg: Interpersonal, Informasi, Keputusan.
  4. Teknologi informasi, aktifitas kompleks, ekonomi global, dan regulasi pemerintah merupakan faktor-faktor penentu pengambilan keputusan
  5. Manajer harus memiliki sistem informasi (networked) untuk membantu
  6. tugas penting: Pengambilan Keputusan
  7. Tipe keputusan terbagi menjadi tipe terstruktur, semi terstruktur, dan
  8. tidak terstruktur
  9. DSS diperlukan karena perusahaan bekerja dalam ekonomi yang tidak stabil dan berubah dengan cepat, meningkatnya persaingan, ecommerce, kualitas keputusan, informasi yang dibatasi waktu dll.
  10. Beberapa contoh sistem pendukung manajemen lain yang perlu diperhatikan adalah GSS,KMS,ES, dan EIS